Video is unavailable for watching
Show in Telegram
──꯭꯭─ ★ 🎙₊ ⊹ Pharse : Masuk ke story ke-empat, yaitu..
𝐏𝐑𝐎𝐘𝐄𝐊 𝐈𝐍𝐈 𝐒𝐄𝐋𝐀𝐋𝐔 𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈... 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐒𝐘𝐀𝐑𝐀𝐓.
Proyek itu hampir selesai. Tinggal dua bagian terakhir — tiang penyangga di ujung timur. Malam itu, giliran Rendi lembur sendirian. Sebelum pulang, mandor hanya bilang pelan,
“Kalau ada yang manggil… jangan di jawab.”
Jam 2 pagi, suara proyek mati total. Sunyi. Lalu terdengar suara dari bawah.
“Rendi…”
Ia diam. Nafasnya tertahan.
“Gantiin aku…”
Rendi menelan ludah. Perlahan, ia melangkah mendekat ke pinggir. Dan melihat… sosok pekerja yang tertanam di beton setengah jadi. Wajahnya masih hidup, matanya memohon.
“Aku yang kemarin…”
Lampu berkedip. Tanah bergetar pelan.
“Proyek ini selalu selesai…” suara itu berbisik,
“dengan syarat.”
Tiba-tiba badan Rendi kaku. Ia mencoba untuk lari, berhasil. Tapi ia terpeleset , jatuh ke bawah tepat di atas lubang untuk sebuah tiang penyangga. Ia mencoba berteriak — tapi suaranya tenggelam dalam semen yang naik perlahan menutup tubuhnya.
Pagi harinya, tiang itu sudah berdiri sempurna. Mandor datang, lalu melihat sebentar, dan berkata dengan nada dingin,
“Bagus… tinggal satu lagi.”