Ah ya, diri ini masih sering menggumam asma manusia ditengah kebingungan, netra ini masih kerap mencari daksa yang entah dimana arah hilangnya. Sajak ini mulai terisi, menjadi bait-bait penuh makna tanpa pemahaman pembaca, membiarkan hasta bercerita tentang luka melalui aksara. Aku kerap meramu frasa-frasa rindu, 'tuk ia yang pernah bertamu.