TGStat
TGStat
Type to search
Advanced channel search
  • flag English
    Site language
    flag Russian flag English flag Uzbek
  • Sign In
  • Catalog
    Channels and groups catalog Search for channels
    Add a channel/group
  • Ratings
    Rating of channels Rating of groups Posts rating
    Ratings of brands and people
  • Analytics
  • Search by posts
  • Telegram monitoring
π™ƒπ™žπ™§π™–π™šπ™©π™.

5 Mar 2021, 20:16

Open in Telegram Share Report

Kita Shinsuke itu ibarat robot.

Hidupnya sangat teratur, sesuai dengan prinsipnya yang dikenal displin. Ia seperti tak mempunyai emosi, bahkan tak pernah sekalipun ia terlihat tertawa, sedih, bahkan tersenyum. Atsumu sendiri bahkan sampai mengatainya "Tuan yang Sempurna Kita Shinsuke" saking sempurnanya definisi hidup Kita. Tak pernah mendapat nilai rendah, selalu jujur, tepat waktu.

Tapi, apakah mereka semua tahu bahwa dulu Kita bahkan tak pernah mendapat seragam Volinya?

Dan.. Apakah mereka tahu bahwa Kita tidak sesempurna itu?

"Woy, ngelamun mulu Shin."

Lamunan Kita terhenti tatkala Aran memasuki ruang klub, melepas jaketnya dan berjalan ke arah lokernya untuk berganti pakaian. Aran menatapnya, "mikirin apa? Lo gapapa?"

Kita hanya terdiam, menggeleng pelan sebelum menunduk dan kembali melanjutkan kegiatan mengasah kukunya. Aran menaikkan satu alisnya heran, namun pada akhirnya ia memilih untuk berganti baju. Hingga, baru saja ia akan menarik bajunya, ucapan Kita menarik perhatiannya.

"Ran, lu takut?"

"Hah?"

"Maksud gue.." Kita melanjutkan ucapannya tanpa menatap Aran, "lu takut karena lu berusaha ngelakuin semuanya diluar batas kemampuan normal lu kan? Ya kaya ibarat makan atau boker.. Kenapa lu harus takut kalau lu terbiasa ngelakuin semuanya dengan normal? Selama hari-hari biasa lu ngelakuin semuanya sesuai kebiasaan lu, gue percaya pas pertandingan nanti, lu pasti bisa ngelakuin itu, sama aja kaya lu lagi main voli."

Aran terdiam sejenak, berusaha mencerna ucapan Kita. Jujur saja, sebenarnya ia memang pernah bercerita bahwa belakangan ia merasa gugup dan takut karena sebentar lagi pertandingan akan segera tiba. Kita tak memberikan jawaban saat itu, lelaki itu hanya diam menatap jalanan.

Tapi kini, ia menjawabnya. Dan sesuai prediksi Aran, jawabannya terdengar monoton dan normal, layaknya robot yang diperintah.

"Shin, lo kaya robot deh." sahut Aran, kali ini membuat Kita mendongak. "Serius, semua jawaban lu seakan udah tercipta aja di kepala lu. Tapi ya Shin, lu tuh masih manusia, lu punya emosi dan hak buat nunjukkin emosi lu. Gak selamanya lu harus bersikap dingin, lu ngerti kan?"

Kali ini, Kita yang terdiam. Dibanding memikirkan jawaban Aran, ia justru lebih berpikir.. Apakah sudah lama orang "berpikir" bahwa ia memang seperti robot?

"Gue cuman kasihtau aja. Lo masih SMA, Shin. Nikmatin masa SMA lu, nikmatin masa lu di Inarizaki, nikmatin masa lu buat voli." Aran menutup lokerya. Lelaki itu menepuk kepala Kita pelan, "lu gak perlu sekaku itu buat hidup, lu tau?"

Kita masih terdiam. Aran terkekeh dan menarik tangan lelaki itu, "udah gausah dipikirin, mending ke lapangan yuk. Hari ini pelatih mau bagi seragam, sekalian mau ngasihtau pengumuman penting katanya. Yuk!"

Aran pun menarik Kita, membawanya keluar dari ruangan klub menuju ke lapangan. Kita masih berpikir, mencoba mencaritahu apa maksud dari ucapan Aran.

Apa.. Dia memang sekaku itu?

β€” #γƒ›γƒΌγƒ γ‚Ήγ‚€γƒΌγƒˆγƒ›γƒΌγƒ  - 1.

23 0 1
Catalog
Channels and groups catalog Channels compilations Search for channels Add a channel/group
Ratings
Rating of Telegram channels Rating of Telegram groups Posts rating Ratings of brands and people
API
API statistics Search API of posts API Callback
Our channels
@TGStat @TGStat_Chat @telepulse @TGStatAPI
Read
АкадСмия TGStat Telegram Research 2019 Telegram Research 2021 Telegram Research 2023
Contacts
Π‘ΠΏΡ€Π°Π²ΠΎΡ‡Π½Ρ‹ΠΉ Ρ†Π΅Π½Ρ‚Ρ€ Support Email Jobs
Miscellaneous
Terms and conditions Privacy policy Public offer
Our bots
@TGStat_Bot @SearcheeBot @TGAlertsBot @tg_analytics_bot @TGStatChatBot