Forward from: HEARTHSIDE: OPEN.
@pNacy
“GEM! Itu bukan satu suap. Itu KAMU NGERAMPAS KUE-KU!” Suaramu menggemparkan setengah kafe, bikin dua orang di meja sebelah menoleh. Sementara itu, aku ngunyah cepat, dengan kedua pipi yang menggembung kayak hamster yang berusaha menyembunyikan barang curian.
“Kamu bilang ‘ambil aja’!” protesku dengan mulut masih penuh.
“Aku bilang AMBIL DIKIT!” Kamu mencabut sendok, menatap lubang besar bekas ‘satu suap’ yang kubuat dengan ekspresi patah hati.
Satu menit kemudian, kita kembali makan dari piring yang sama dan sesekali saling dorong sendok sambil cekikikan, jelas persahabatan kita nggak bubar hanya gara-gara cheesecake.
Walau … kamu tetap melihatku dengan waspada setiap tiga detik.