ㅤ ㅤ ㅤ ★𝗚𝗢𝗡𝗘 𝗗𝗔𝗬𝗦★ㅤ ㅤ ㅤㅤㅤ
Waktu berhenti, lampu lalu lintas tidak berubah sama sekali. Tetapi aku terus bertambah tua, cuma kami sama sekali tidak bergerak. Ternyata itu semua hanya ingatanku, mereka tetap dalam ingatan itu sebabnya mereka tidak berubah menjadi picik. Buka lah mata kamu, aku mengerti dulu semua orang seperti itu tetapi mengapa aku harus mendengarkan dan menglihatnya sekarang? Dulu kamu pikir kamu benar, padahal tidak ada satu satunya pendapat yang benar, jadi tolong biarkan aku pergi dan lupakan semua yang ada di masa dulu. Kamu selalu berkata kata yang sama setiap hari, apakah kau tidak lelah? Bahkan diri mu tidak ingat jika kamu mengatakan nya berulang ulang. Ini sudah berhari-hari tetapi kamu masih mengatakan tidak? Yasudah lah tidak usah berfikir masa lalu lagi.
Meskipun kamu terus memberitahuku sesuatu, aku akan memberikannya seperti aku membersihkan hidungki. Anehnya apapun yang kamu katakan aku selalu anggap itu adalah sebuah Omelan biasa. Hanya karena kamu terus mengingat masa lalu, kamu terus menarik ku? Ayolah berhenti dan jangan melakukan itu lagi. Tapi dalam beberapa hal, aku merasa kasihan padamu, aku akan memberitahu kamu alasannya. Kamu ingin mengajariku sebagai senior dalam kehidupan kan? Kamu ingin aku menjadi sukses setelah 10 atau 20 tahun kan? Tetapi maaf ini sudah menjadi generasi baru, jangan selalu menuntutku dengan masa lalu mu.
Sudah berhari-hari, tahun ini akan berakhir, berhentilah mengucapkan "kembali ke masaku" aku sudah tidak tahan lagi, ini sudah berhari-hari kamu mengatakannya. Aku mengerti jika dirimu khawatir dengan kesuksesan ku, tapi percayalah padaku sekali kalau aku akan bertanggung jawab akan masa depanku sendiri, biarkan aku menjadi diriku sendiri. Tolong jangan mengatakan hal itu kembali? Aku bisa melakukannya sendiri.
Waktu berhenti, lampu lalu lintas tidak berubah sama sekali. Tetapi aku terus bertambah tua, cuma kami sama sekali tidak bergerak. Ternyata itu semua hanya ingatanku, mereka tetap dalam ingatan itu sebabnya mereka tidak berubah menjadi picik. Buka lah mata kamu, aku mengerti dulu semua orang seperti itu tetapi mengapa aku harus mendengarkan dan menglihatnya sekarang? Dulu kamu pikir kamu benar, padahal tidak ada satu satunya pendapat yang benar, jadi tolong biarkan aku pergi dan lupakan semua yang ada di masa dulu. Kamu selalu berkata kata yang sama setiap hari, apakah kau tidak lelah? Bahkan diri mu tidak ingat jika kamu mengatakan nya berulang ulang. Ini sudah berhari-hari tetapi kamu masih mengatakan tidak? Yasudah lah tidak usah berfikir masa lalu lagi.
Meskipun kamu terus memberitahuku sesuatu, aku akan memberikannya seperti aku membersihkan hidungki. Anehnya apapun yang kamu katakan aku selalu anggap itu adalah sebuah Omelan biasa. Hanya karena kamu terus mengingat masa lalu, kamu terus menarik ku? Ayolah berhenti dan jangan melakukan itu lagi. Tapi dalam beberapa hal, aku merasa kasihan padamu, aku akan memberitahu kamu alasannya. Kamu ingin mengajariku sebagai senior dalam kehidupan kan? Kamu ingin aku menjadi sukses setelah 10 atau 20 tahun kan? Tetapi maaf ini sudah menjadi generasi baru, jangan selalu menuntutku dengan masa lalu mu.
Sudah berhari-hari, tahun ini akan berakhir, berhentilah mengucapkan "kembali ke masaku" aku sudah tidak tahan lagi, ini sudah berhari-hari kamu mengatakannya. Aku mengerti jika dirimu khawatir dengan kesuksesan ku, tapi percayalah padaku sekali kalau aku akan bertanggung jawab akan masa depanku sendiri, biarkan aku menjadi diriku sendiri. Tolong jangan mengatakan hal itu kembali? Aku bisa melakukannya sendiri.