📌, RETORIKA


Гео и язык канала: не указан, не указан
Категория: не указана


:: 𝟏𝟗𝟗𝟗'𝐬 𝘮𝘺𝘴𝘵𝘦𝘳𝘺 ::

Связанные каналы

Гео и язык канала
не указан, не указан
Категория
не указана
Статистика
Фильтр публикаций


# . halo, channel ini akan saya rombak, dikarenakan saya sudah ganti face claim dan saya berniat merapihkan channel ini, mohon jangan di unsubs, terimakasih.




Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
ㅤ ㅤ k e m a l b h a y a n g k a r a
divisualisasikan oleh lee haechan

; the illusionist ;

"jangan banyak bertingkah dan cari perhatian. saya bisa saja membuatmu malu dengan merubah pandangan orang tentang fisikmu itu."

:: #PEMERANKISAH


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
m a h a w i r a a r t h u r h a r s a d
divisualisasikan oleh xiao dejun

; the future reader ;

"hey, tolong urusi hidupmu barang sedikit saja. berhenti mengurusi hidup orang lain. barusan saya baca, masa depanmu suram sekali soalnya."

:: #PEMERANKISAH


⠀⠀"saya barusan melihat, foto-foto mansion yang tadi dia tunjukkan itu benar adanya, tidak palsu. lalu ada sekitar sepuluh orang lebih berkumpul disitu, sedang bercengkrama. bercanda dan tertawa bersama. lalu gelap," ucap arthur saat dia tiba-tiba memejamkan kedua matanya.

menakjubkan, yang juliette tau, jenis mereka sudah punah dari lama, ternyata masih ada ya? mungkin saat arthur membaca itu, dia jadi yakin akan tawaran tuan roman.

kemal dengan tiba-tiba memelototi salah satu pelayan di cafe. juliette mengikuti arah mata kemal. oh shit—mengapa kepala pelayan itu tidak ada? juliette tersenyum, dia sudah tau apa yang spesial dari mereka berdua.

"saat kamu tidak menatap dia lagi, pasti kepalanya akan ada lagi, saya benar kan, kemal?"

kemal menurunkan pandangannya. benar saja, kepala pelayan itu kembali lagi seperti semula—ah, tidak. dari awal kepala pelayan itu tidak pernah hilang. juliette sukses mengetahui apa kemampuan mereka. apa kalian juga sudah mengetahuinya?


📍yogyakarta
cafe,
____________________________________________

"kamu, yang pakai kemeja hitam—satu angkatan sama saya bukan?" sedari tadi juliette memang merasa familiar dengan dua pemuda ini. sepertinya juliette pernah melihat mereka di kampus.

"iya, by the way panggil saya arthur aja, salam kenal ya teteh," juliette sudah mengetahui mereka, seingat juliette mereka punya geng isinya anak-anak hits ugm. dari mulai angkatan senior, angkatan juliette, dan angkatan junior ada yang bergabung dengan geng itu.

"kalau saya—" juliette tertawa kecil, juliette tau siapa pemuda yang ini. hanin sering menceritakan dia, keliatan sih, dia selera hanin. muka-muka pelawak soalnya. hanin biasanya suka yang begitu.

"kemal bhayangkara, fakultas hukum, benar?" raut muka kemal langsung berubah menjadi terkejut. alisnya mengerut bertanya-tanya darimana juliette tau namanya.

"siapa yang tidak mengenal geng kalian? pantes saya sedikit familiar, taunya pentolan kampus kita."

"saya juga banyak dengar kamu dari hanin umph—" hanin langsung membekap mulut juliette. lalu menendang kaki juliette dari bawah meja. arthur dan kemal hanya tertawa melihat hanin yang salah tingkah.

"cie, salah tingkah nin," ucap kemal, setelah itu terbahak-bahak. ketawanya lucu dan menular. juliette dan arthur juga ikut tertawa melihat hanin yang sekarang pipinya sudah bersemu merah.

"oke-oke cukup. kasian udah jadi tomat itu dianya," ucap arthur, padahal masih menertawakan kejadian tadi.

"jadi, apa kemampuan spesial kalian, manusia-manusia terpilih ini? saya kaget, ternyata masih banyak ya orang spesial kayak begini,"


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
# Ø3

lembar ketiga
:: kenalan ::

— #MANISNYAKISAH




ㅤ ㅤ r o m a n b e n u a
divisualisasikan oleh no:el

; the mind controller ;

"maybe i can't read minds, tapi hati-hati, saya bisa saja mengubah seorang iblis menjadi malaikat, maupun seorang malaikat menjadi iblis, sesuka hati saya."

:: #PEMERANKISAH


⠀ "hah? nawarin kita tinggal di mansion?" ucap hanin, langsung melotot. sepertinya lama-lama bola mata nya juga bakal keluar. kapan lagi ditawarin tinggal di mansion mewah dengan gratis? pemuda berjas—tidak, maksudnya, roman benua. dia sudah membebaskan hanin dan dua pemuda tadi dari pengaruhnya.

"iya, mereka berdua sudah setuju, sekarang saya menawarkan kalian. nona juliette dan nona hanin," ucap tuan roman. juliette bingung, kenapa dua pemuda itu iya-iya saja? tidak curiga sama sekali? apa dipengaruhi?

"kenapa kita, tuan? pasti ada suatu tujuan yang membuatmu menghampiri kita berempat secara personal, bukan begitu?" tuan roman tertawa—agak kencang.

"nanti kalian akan tau, tenang. saya jamin saya bukan penjahat. lagipula, saya yakin nona juliette tau tujuan saya," ucap tuan roman sambil menatap juliette. seolah memersilahkan juliette untuk mengintip isi otaknya. juliette membaca pikirannya dan juliette—sangat terkejut.

wah, sepertinya pemuda berkulit seputih susu dan pemuda berkulit tan termasuk orang-orang yang spesial juga.


📍yogyakarta
kafe,
__________________________________________

"iya. saya yang kasih tau kak," tubuh hanin tiba-tiba menegang, tatapannya kosong. pikirannya pun saat juliette coba baca, isinya hitam. kosong.

"iya, tadi saya juga lihat. hanin yang memberi tau," disusul dengan pemuda berkulit seputih susu tadi, "iya. benar," pemuda berkulit tan itu juga samanya dengan yang lain. tatapannya kosong, begitupun isi pikirannya.

menakjubkan, pikir juliette. sekejap, mereka bertiga langsung berubah seperti robot yang selalu menurut kepada tuannya. pemuda berjas ini jelas sudah bisa mengontrol kekuatannya dengan bagus. tapi—pemuda berjas ini masih butuh pengalaman. sekarang, pemuda itu lagi membaca suatu kalimat dalam bahasa asing lagi, kali ini berbeda. mungkin ini akan mengembalikan mereka.

"tuan, sebenarnya semakin dipikir semakin aneh. tujuan tuan memanggil hanin untuk bergabung meja itu apa?" juliette sengaja bertanya kepadanya, untuk memecah fokusnya. biarkan hanin dan dua pemuda tadi, seperti itu. juliette harus berbicara empat mata dengan pemuda berjas ini.

"ah, sebenarnya saya disini mau menawarkan tawaran untuk anak-anak muda seperti kalian, tapi sebentar—" benar saja, dia membaca kalimat itu lagi.

"saya, dan yang lainnya tidak akan tertarik dengan tawaran mu, tuan pembohong," ucap juliette. pemuda berjas itu pikirannya langsung berkecamuk. tetapi wajah dan tubuhnya tetap tenang, dia pembohong yang handal. sayangnya, dia akan kalah dengan sang pembaca pikiran.

"saya tidak berbohong," pemuda berjas itu menatap mata juliette dengan lekat. juliette merasa tubuhnya menegang. sial! juliette harus fokus, pemuda berjas ini sedang membacakan kalimat tadi untuk juliette. juliette tidak boleh terpengaruh.

juliette menyeringai, pemuda itu sekarang dengan jelas menunjukkan wajah terheran-herannya. juliette berhasil, dia tidak terpengaruh.

"nona ... kau sebenarnya siapa? kau pastinya tau siapa saya sebenarnya kan?" ucap pemuda berjas itu.

"roman benua. baik, ini sangat menarik, populasi mind controller seperti tuan masih ada ya? saya kira sudah dibantai habis, soalnya para pemikir memang sasaran mereka sampai sekarang, bukan?"


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
# Ø2

lembar kedua
:: pengontrol ::

— #MANISNYAKISAH




Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
ㅤ c l a i r e n e h a n i n d y a d a n i s w a r a
divisualisasikan oleh jeon somi

; teleportation ;

"be aware of your surroundings, because if you don't, you'll definitely freak the hell out. karena bisa jadi dalam sekejap saya akan ada di depan mu."

:: #PEMERANKISAH


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
ㅤ ㅤ j u l i e t t e b e b e a s m a r a
divisualisasikan oleh kim doyeon

; the mind reader ;

"look into my eyes, lets make an eye contact. maka semua rahasia-rahasia dan kebusukan mu akan terungkap."

:: #PEMERANKISAH


"oh, ini kah nona juliette?" tanya pemuda berjas itu, juliette baru saja masuk ke dalam kafe untuk menyusul hanin. juliette langsung bertanya-tanya, darimana dia tau namanya? apa dikasih tau hanin? juliette sudah berpesan kepada hanin untuk berhati-hati dengan identitas mereka.

"tuan tau darimana nama saya?" ucap juliette dengan tajam. saat itu juga, tubuh pemuda itu langsung bereaksi, tanda-tanda anggota tubuhnya sedang menunjukkan kecemasan. terlihat di pikirannya juga dia sedang mencari-cari alasan.

zzzzzzzt, zzzzzzzt!

apa itu tadi barusan? pikiran pemuda itu tiba-tiba seolah-olah menjadi labirin, banyak cabangnya dan menjadi—tidak terbaca. pemuda itu juga kerap membaca satu kalimat dalam pikirannya yang sepertinya menggunakan bahasa asing.

oh, sepertinya pemuda berjas ini pemuda yang spesial juga. menarik, ternyata masih lumayan banyak ya populasi mereka?


📍yogyakarta
di jalan pulang,
________________________________________


"DOR, TETEH!" ucap hanin dengan kurang ajarnya, mengagetkan juliette di tengah jalan. ini sudah jadi suatu rutinitas untuk juliette, setiap pulang ngampus, pasti ada perasaan was-was takut dikagetin sama hanin, si manusia spesial ini.

"jangan gila, gimana kalau ada orang lain lihat? kamu mau jadi sasaran?" hanin memang agak slengean, padahal kalau ada orang yang lihat bisa fatal. diomelin kayak gini aja dia cengengesan.

"kalau saya punya serangan jantung udah meninggal dari kapan tau kali ya...." juliette bermonolog, "teh, itu cafe yang itu kata temen ku enak tau. ayo kesitu yuk?" ucap hanin, sebenarnya juliette udah capek banget, cuman ngeliat muka melasnya hanin, jadi nggak tega.

mereka berjalan, sampai dimana juliette melihat dua pemuda di dalam cafe tersebut. wajahnya lumayan tampan, garis wajahnya tegas dan tajam. satu lelaki berkulit seputih susu, sedangkan yang satu lagi berkulit tan. sepertinya mereka sedang berbicara serius dengan satu pemuda berjas hitam.

tapi, sebentar—ada yang salah dengan pemuda berjas itu. dia tampak sangat mencurigakan. apa dia penipu? saat itu juga, pemuda berjas itu melihat dan menyeringai ke arah juliette. juliette dengan jelas tau, pemuda berjas itu sedang berbohong dan sepertinya punya niat jahat.

prasangka juliette bisa jadi salah, dia bukan seorang empath seperti temannya yang bisa dengan jelas merasakan emosi seseorang. tetapi setelah membaca isi pikirannya, juliette hanya bisa menyimpulkan dengan pasti,

pemuda berjas itu sedang menipu!

"hanin, kayaknya kita—" ucapan juliette terpotong melihat hanin—bocah kurang ajar itu ternyata sudah menghilang dari hadapannya. juliette buru-buru mencari kemana perginya hanin.

by the way, sejak kapan di meja tadi ada empat orang? kenapa tiba-tiba ada satu wanita bule berambut coklat muda dengan baju off shoulder—sial! kapan hanin masuk ke dalam kafe itu dan bergabung dengan meja mereka?


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram
# Ø1

lembar pertama
:: si penipu ::
ㅤ
— #MANISNYAKISAH




⠀⠀⠀ ⠀⠀ 𝖏𝖚𝖑𝖎𝖊𝖙𝖙𝖊 𝖇𝖊𝖇𝖊 𝖆𝖘𝖒𝖆𝖗𝖆
panggil dia juli

tangisannya pecah di tanggal em-
pat bulan dua belas pada tahun se-
ribu sembilan ratus sembilan puluh
sembilan.

lahir di ibu kota, namun gadis itu
memutuskan untuk melanjutkan
pendidikannya ke universitas gad-
jah mada, di yogyakarta.

seorang penulis freelancer dan ju-
ga salah satu personil band di se-
buah cafe di yogyakarta, dia me-
megang posisi drummer.

betapa mengejutkannya, gadis ini
diberi kemampuan oleh Yang Maha
Kuasa, ia bisa membaca pikiran se-
seorang dengan bertatapan mata.
dengan kemampuan ini, ia bisa me-
lihat dengan jelas sisi gelap dan si-
si busuk manusia.

maka berhati-hatilah, hindari mata
tajam gadis ini bila rahasia kalian
tidak mau terlihat olehnya.

《#JULIETTÉ》

Показано 20 последних публикаций.

270

подписчиков
Статистика канала