TGStat
TGStat
Введите текст для поиска
Расширенный поиск каналов
  • Язык сайта
    flag Russian flag English flag Uzbek
  • Вход на сайт
  • Каталог
    Каталог каналов и чатов Поиск каналов
    Добавить канал/чат
  • Рейтинги
    Рейтинг каналов Рейтинг чатов Рейтинг публикаций
    Рейтинги брендов и персон
  • Аналитика
  • Поиск по публикациям
  • Мониторинг Telegram
𝐌iraculous 𝐖orld.

26 May 2021, 16:30

Открыть в Telegram Поделиться Пожаловаться

 
Langit malam yang cerah tanpa terhalang awan, membuat siapapun mungkin ingin menikmati keindahannya barang sejenak. Bagaimana tidak? Bintang bertaburan menghiasi angkasa, tak terlupa bulan purnama yang bersinar terang dengan indahnya, menerangi kegelapan malam. Di malam itu pula, terdapat sepasang insan Tuhan yang tengah menikmati ciptaan-Nya sambil melakukan sedikit perjalanan malam.

“Alit, semisalkan kita diibaratkan sebagai objek astronomi, menurutmu perumpamaan apa yang paling cocok?” tanya pria itu, pria yang selalu memanggil wanitanya dengan sebutan ‘Alit’.

Sejenak aku terdiam, berpikir sebentar dan kemudian menemukan jawabannya. “Mungkin bulan dan matahari? Saya bulannya, lalu kamu sebagai matahari.” Kuperhatikan wajahnya yang tampan itu, perlahan memudarkan senyuman tipisnya dan menunjukkan ekspresi bingung, seakan bertanya-tanya.

“Ada apa dengan matahari dan bulan? Kenapa kamu memilih kedua objek tersebut?” Benar, kan? Dia memang bingung rupanya. Wajahnya yang menunjukkan raut kebingungan itu, entah kenapa terlihat menggemaskan.

“Begini,” ucapku sebelum melanjutkan kalimatku. Menghela nafas sejenak dan kemudian berkata, “Kamu tahu? Bulan nggak bisa bersinar tanpa adanya matahari. Begitu pula dengan saya. Saya nggak bisa bersinar kalau kamu tak ada di sekitar saya. Saya butuh kamu, Agas, untuk menerangi segala hal yang ada pada saya.”

Setelah menyelesaikan penjelasanku, sepasang tangan tiba-tiba mengangkat tubuhku. Secara spontan aku mengalungkan lengan di lehernya agar tak terjatuh. “Saya sayang kamu, Juandra Argasabda. More than you think I am, more than anything else,” ujarku sambil menatap pria besar yang tengah menggendongku, kemudian berusaha untuk meraih pipinya dan memberikan sebuah kecupan hangat.

“I have no words to describe how much I love you, Thalia. I love you, a lot more than I show,” balasnya sambil menempelkan hidungnya ke hidungku. Kemudian ia menurunkanku, menggenggam erat jemari kekasihnya dan kembali melanjutkan perjalanan ke rumah.
.
.
.
Lagi-lagi, langit malam menjadi saksi dari cinta sebuah pasangan yang sedang dimabuk asmara.
 
 

171 0 4
Каталог
Каталог каналов и чатов Подборки каналов Поиск каналов Добавить канал/чат
Рейтинги
Рейтинг каналов Telegram Рейтинг чатов Telegram Рейтинг публикаций Рейтинги брендов и персон
API
API статистики API поиска публикаций API Callback
Наши каналы
@TGStat @TGStat_Chat @telepulse @TGStatAPI
Почитать
Академия TGStat Исследование Telegram 2019 Исследование Telegram 2021 Исследование Telegram 2023
Контакты
Справочный центр Поддержка Почта Вакансии
Всякая всячина
Пользовательское соглашение Политика конфиденциальности Публичная оферта
Наши боты
@TGStat_Bot @SearcheeBot @TGAlertsBot @tg_analytics_bot @TGStatChatBot