Sayup - sayup suara orang - orang yg sedang menikmati angin malam mulai terdengar. Di sudut taman, di sebuah bangku taman yang sudah mengelupas cat nya, terdapat 2 manusia yang sedang duduk berjauhan.
"
Dek, ayolah jangan ngambek terus." Bujuk Mas
Jeca semakin membuat jarak duduk dengan Mas dan semakin cemberut.
"Dek, udahlah. Jangan cemberut lagi." Bujuk Mas tanpa lelah.
Jeca melirik sebentar, "Biarin. Bodo!"
"Hahhh. . ya sudah, percuma saja kamu cemberut." Ucap Mas sambil menghela nafas.
Jeca mulai berpaling,kemudian dengan muka juteknya dia bertanya,"Kenapa emang?"
Mas tersenyum,"Cemberutmu enggak akan mengurangi kecantikanmu."
Dan akhirnya cemberut itu pun mulai berganti dengan semburat merah di pipi Jeca dan senyum malu - malunya.
〔#ꜰxʏᴏᴜ〕