Asmaraloka


Гео и язык канала: не указан, не указан
Категория: не указана



Гео и язык канала
не указан, не указан
Категория
не указана
Статистика
Фильтр публикаций


Kangen temen-temen roleplay () di whatsapp, kangen bunda eci, kangen hanielle-tamara, kangen melon.


Lagi-lagi aku semi inactive, maaf. Aku usahain supaya tetap bisa balas chat walaupun terlambat. Channel cyber nggak ada yang aku masukin folder kok! Do not unsubs, moots. 🌷


ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ




Oke meme aja dulu y aku mlu bnget.


Halo temen-temen, bantu tanda tangani petisi ini yuk? Kasihan kucing-kucing disana disiksa.. nggak tega dengernya.
http://chng.it/9vfxxkWWKv
Terima kasih orang baik. 🤍


Enggak ada next chapter. Iseng bikin, edisi kangen mantan. *dub*




Репост из: 92914
hi if u’re human please sign this petition cause suraba zoo abusing their animals. dont forget to share and sign this, tysm




Namun bila waktuku telah habis dengannya,
Biar cinta hidup sekali ini saja.




⠀⠀⠀"Prim? Kok bengong sih? Ntar kesambet loh."
⠀⠀⠀Seorang laki-laki berperawakan tinggi mendudukan dirinya disamping gadis berkuncir kuda yang tengah menatap kosong ke arah lapangan basket.
⠀⠀⠀"Mau coklat?" Tanya laki-laki disampingnya seraya menyodorkan sebatang coklat kesukaannya.
⠀⠀⠀"Makasih, Kak,"
⠀⠀⠀"Yang lain mana?" Ia lanjut bertanya sambil sedikit menyelam ke masa lalunya dengan memakan secuil coklat yang ia dapat.
⠀⠀⠀"Oh, mereka lagi di corner makanan tuh, lagi pesen bakso katanya,"
⠀⠀⠀"Kamu ngapain bengong sendirian disini, Prima?"
⠀⠀⠀Gadis itu tersenyum kecil, ditatapnya langit sore yang berwarna oranye didepannya. "Enggak ada, Kak Harris. Cuma berusaha merekap masa-masa konyol buat diketawain."
⠀⠀⠀Harris yang mengerti akan perasaan gadis disampingnya itu, memberi banyak ruang untuknya berbagi cerita.
⠀⠀⠀"Ada saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita, melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya,"
⠀⠀⠀"Pacarku udah tumbuh jadi gadis dewasa, ya?" Kata Harris sambil mengusak rambut Prima.
⠀⠀⠀Prima memeluk tubuh pacarnya dari samping, ia benar-benar merasa hidup kembali setelah seorang Harris datang kedalam hidupnya. "Makasih udah jadi guru hidup aku, Kak Harris,"
⠀⠀⠀Drrt Drrt *ringtone ponsel Prima berbunyi*
⠀⠀⠀"Sebentar ya kak, ada telfon,"
⠀⠀⠀Harris menganggukan kepalanya sambil tersenyum. Lalu, Prima beranjak dari duduknya dan berjalan ke tepi lapangan untuk mengangkat telfonnya.
⠀⠀⠀"Halo? Siapa, ya?"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Halo? Maaf, siapa ya?"
⠀⠀⠀"Kelihatannya aku datang disaat yang salah,"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Sekarang aku cuma wujud asli dari 'Laki-laki yang nggak becus. Laki-laki terburuk di dunia. Laki-laki yang paling nggak bersyukur sama Tuhan',"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Kamu cantik dengan gaun bergambar bunga tulip yang lagi kamu pakai sekarang,"
⠀⠀⠀"Aku bingung mau bilang apa, tapi terima kasih untuk pujiannya,"
⠀⠀⠀"Uh.. aku bener-bener nyesel-"
⠀⠀⠀"Nggak ada yang perlu kamu sesali, Raffaello. Kamu hanya menyia-nyiakan waktu yang udah dikasih sama Tuhan, just it,"
⠀⠀⠀"Aku minta maaf,"
⠀⠀⠀"Aku udah berdamai sama perasaanku, jadi, kamu udah aku maafin jauh sebelum kamu minta,"
⠀⠀⠀"Aku sayang kamu, kita bisa mulai dari awal kalau kamu mau-"
⠀⠀⠀"Tapi aku..."
⠀⠀⠀"Lihat ke arah ring basket, ada aku,"
⠀⠀⠀"...",
⠀⠀⠀"Aku lihat kamu, tapi aku udah nggak ngerasain apapun, Raffaello,"
⠀⠀⠀"Prim, sekali ini aja,"
⠀⠀⠀"Ah, aku ngerti. Capek ya? Aku juga pernah secapek itu, kalau kamu mau tau. Tapi, udah ya? Kamu bakal capek sendiri, Fel, dan kamu sendiri juga tau kalau nggak bakal ada hasil apapun. Enough, Fel, thank you for loving me back even you're too late for everything."
⠀⠀⠀*sambungan terputus*

⠀⠀⠀Dengan lapang dada Raffaello menatap seorang gadis yang pernah terluka karenanya, berlari menghampiri seorang laki-laki dan memeluknya erat.

⠀⠀⠀Pada akhirnya, kita harus mengakui bahwa yang sempurna akan tergantikan oleh yang selalu ada. Jangan sia-siakan orang yang selalu ada untukmu disaat sulit sekalipun, karena kesempatan tak pernah datang dua kali. Dan waktu, tak akan datang kembali.


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram


⠀⠀⠀"Oh iya, jadi, kenapa Kak Raffa nyuruh aku kesini?"
⠀⠀⠀Raffello meneguk kasar air mineralnya. Pandangannya terus-menerus berpencar. Dan ingin disembunyikan berapa lama pun, semuanya akan terungkap pada waktunya bukan?
⠀⠀⠀"Prima, sebelumnya aku mau bilang terima kasih. Kamu udah ngasih banyak banget hal yang merubah aku jadi sosok yang lebih baik,"
⠀⠀⠀Prima menarik napasnya, ia terlalu takut untuk mendengar semua kejutan yang akan Raffaello ungkap setelah ini.
⠀⠀⠀"Terima kasih banyak karena udah ngajarin aku cara mencintai seseorang dengan tulus. Terima kasih karena selalu kirimin aku coklat kesukaanku. Terima kasih juga karena udah sayang sama aku,"
⠀⠀⠀Tangannya bergerak menggenggam jemari Prima. "Aku laki-laki yang nggak becus. Aku laki-laki terburuk di dunia. Aku laki-laki yang paling nggak bersyukur sama Tuhan, karena dengan bodohnya aku mencintai perempuan lain ketika ada seseorang yang dengan tulusnya mencintai aku,"
⠀⠀⠀'I can't hold it anymore, sorry Karaya. Maafin aku karena aku nggak nepatin janji buat jadi gadis yang tegar.'
⠀⠀⠀"Kamu layak dicintai sama laki-laki yang jauh lebih baik daripada aku,"
⠀⠀⠀'Tapi aku cuma mau kamu, Raffaello.'
⠀⠀⠀"Maaf karena aku nggak bisa mencintai kamu setulus kamu mencintai aku."
⠀⠀⠀'Mungkin logika-ku bakal maafin kamu, tapi enggak dengan hatiku.'
⠀⠀⠀Raffaello mengeratkan genggamannya. Ia menatap Prima yang sedari tadi tersenyum mendengarkannya berbicara.

⠀⠀⠀"Iya, enggak papa kok, kak,"
⠀⠀⠀'Perempuan itu pandai menyembunyikan perasannya.'
⠀⠀⠀"Jagain kak Pitaloka buat aku, ya? Habis ini telfon dan tanyain dia, udah makan belum? Udah mandi belum? Ajak dia main basket, ajak dia ke alun-alun kota, ajak dia sarapan pagi sama bubur di pinggir jalan,"
⠀⠀⠀Dan untuk sekali lagi, gadis itu tersenyum lebar seraya mengayunkan kakinya dengan bebas.
⠀⠀⠀"Makasih juga karena kamu udah menyuarakan isi hati kamu, kak, aku lega banget dengernya. Jangan sakitin hatinya, apalagi sampai bikin Kak Pita nangis. Awas aja, bakal aku pukul Kak Raffa!" Katanya sambil berlagak baik-baik saja dengan tertawa lepas.

⠀⠀⠀Lantas, bisa bertahan sampai mana rasa ini? Akan 'ku sembunyikan sampai kapan lagi sakit hati ini? Apa aku harus terus berpura-pura untuk baik-baik saja?


Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram


⠀⠀⠀"Kalau gue pakai make up, alay gak ya? Ih, tapi kan.. enggak usah deh."
⠀⠀⠀Gadis berambut hitam panjang itu sedari tadi sibuk memilih pakaian apa yang akan ia gunakan untuk sekadar menemani Raffaello. Namun akhirnya ia memutuskan untuk memakai cardigan panjang dan cargo pants yang senada. Ia memoles bibirnya tipis-tipis dengan liptint berwarna merah apel sebelum berangkat ke lapangan basket di belakang sekolahnya menggunakan vespa kesayangannya.

⠀⠀⠀"Prima!" Seru Raffaello tatkala melihat bayangan Prima yang baru saja memarkirkan kendarannya di tepi lapangan.
⠀⠀⠀Senyum pun tak dapat disembunyikan lagi dari wajah Prima. Tak lupa ia menenteng kotak makanan berisi roti selai dan sebotol air mineral yang akan ia berikan kepada Raffello setelah bertanding.
⠀⠀⠀"Kok masih sepi? Atau emang tandingnya udah selesai?" Tanya Prima seraya ikut mendudukkan dirinya disamping Raffello.
⠀⠀⠀"Kata Agam sih enggak jadi hari ini, soalnya kelas sebelah ada yang kecelakaan, jadi pada ikut jenguk temennya."
⠀⠀⠀Prima ikut menganggukan kepalanya. "Oh, ini ada roti selai sama air mineral, kak, karena aku kira hari ini jadi tanding."
⠀⠀⠀"Dimakan bareng, ya? Kan ada dua potong. Satu buat Raffello, satu lagi buat Prima!" Kata Raffello sambil membagi rotinya menjadi dua potong dan memberikannya kepada Prima.
⠀⠀⠀"Loh, tapi kan..."
⠀⠀⠀"Ih, ayo dimakan! Kalau enggak, aku marah nih?!"
⠀⠀⠀Mau tak mau, Prima akan ikut memakan roti selainya. Dan lelaki disampingnya, selalu bisa membuat hatinya kembali sembuh dari luka lama.




Видео недоступно для предпросмотра
Смотреть в Telegram


⠀⠀⠀"Lo yakin mau nemenin dia? Gue takut lo kenapa-kenapa, Prim..."
⠀⠀⠀Prima menggenggam erat tangan sahabatnya, Karaya. Ia mengkhawatirkan Prima karena mungkin saja Raffello akan menyakiti perasaan sahabatnya setelah kemarin Prima memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya untuk Raffa lebih dulu. Dan Karaya benar-benar mengenal Prima, ia adalah sosok yang periang namun hatinya mudah rapuh.
⠀⠀⠀"Gak papa, Ray. Gue juga gak bisa berharap lebih sama Raffaello. Gue gak bakal cengeng kok disana, janji deh," katanya sambil meyakinkan Karaya.
⠀⠀⠀"Janji ya?"
⠀⠀⠀Prima mengangguk sambil tersenyum tipis, "Janji!"

Показано 20 последних публикаций.

62

подписчиков
Статистика канала