⠀⠀⠀"Prim? Kok bengong sih? Ntar kesambet loh."
⠀⠀⠀Seorang laki-laki berperawakan tinggi mendudukan dirinya disamping gadis berkuncir kuda yang tengah menatap kosong ke arah lapangan basket.
⠀⠀⠀"Mau coklat?" Tanya laki-laki disampingnya seraya menyodorkan sebatang coklat kesukaannya.
⠀⠀⠀"Makasih, Kak,"
⠀⠀⠀"Yang lain mana?" Ia lanjut bertanya sambil sedikit menyelam ke masa lalunya dengan memakan secuil coklat yang ia dapat.
⠀⠀⠀"Oh, mereka lagi di corner makanan tuh, lagi pesen bakso katanya,"
⠀⠀⠀"Kamu ngapain bengong sendirian disini, Prima?"
⠀⠀⠀Gadis itu tersenyum kecil, ditatapnya langit sore yang berwarna oranye didepannya. "Enggak ada, Kak Harris. Cuma berusaha merekap masa-masa konyol buat diketawain."
⠀⠀⠀Harris yang mengerti akan perasaan gadis disampingnya itu, memberi banyak ruang untuknya berbagi cerita.
⠀⠀⠀"Ada saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang. Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita, melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya,"
⠀⠀⠀"Pacarku udah tumbuh jadi gadis dewasa, ya?" Kata Harris sambil mengusak rambut Prima.
⠀⠀⠀Prima memeluk tubuh pacarnya dari samping, ia benar-benar merasa hidup kembali setelah seorang Harris datang kedalam hidupnya. "Makasih udah jadi guru hidup aku, Kak Harris,"
⠀⠀⠀Drrt Drrt *ringtone ponsel Prima berbunyi*
⠀⠀⠀"Sebentar ya kak, ada telfon,"
⠀⠀⠀Harris menganggukan kepalanya sambil tersenyum. Lalu, Prima beranjak dari duduknya dan berjalan ke tepi lapangan untuk mengangkat telfonnya.
⠀⠀⠀"Halo? Siapa, ya?"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Halo? Maaf, siapa ya?"
⠀⠀⠀"Kelihatannya aku datang disaat yang salah,"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Sekarang aku cuma wujud asli dari 'Laki-laki yang nggak becus. Laki-laki terburuk di dunia. Laki-laki yang paling nggak bersyukur sama Tuhan',"
⠀⠀⠀"..."
⠀⠀⠀"Kamu cantik dengan gaun bergambar bunga tulip yang lagi kamu pakai sekarang,"
⠀⠀⠀"Aku bingung mau bilang apa, tapi terima kasih untuk pujiannya,"
⠀⠀⠀"Uh.. aku bener-bener nyesel-"
⠀⠀⠀"Nggak ada yang perlu kamu sesali, Raffaello. Kamu hanya menyia-nyiakan waktu yang udah dikasih sama Tuhan, just it,"
⠀⠀⠀"Aku minta maaf,"
⠀⠀⠀"Aku udah berdamai sama perasaanku, jadi, kamu udah aku maafin jauh sebelum kamu minta,"
⠀⠀⠀"Aku sayang kamu, kita bisa mulai dari awal kalau kamu mau-"
⠀⠀⠀"Tapi aku..."
⠀⠀⠀"Lihat ke arah ring basket, ada aku,"
⠀⠀⠀"...",
⠀⠀⠀"Aku lihat kamu, tapi aku udah nggak ngerasain apapun, Raffaello,"
⠀⠀⠀"Prim, sekali ini aja,"
⠀⠀⠀"Ah, aku ngerti. Capek ya? Aku juga pernah secapek itu, kalau kamu mau tau. Tapi, udah ya? Kamu bakal capek sendiri, Fel, dan kamu sendiri juga tau kalau nggak bakal ada hasil apapun. Enough, Fel, thank you for loving me back even you're too late for everything."
⠀⠀⠀*sambungan terputus*
⠀⠀⠀Dengan lapang dada Raffaello menatap seorang gadis yang pernah terluka karenanya, berlari menghampiri seorang laki-laki dan memeluknya erat.
⠀⠀⠀Pada akhirnya, kita harus mengakui bahwa yang sempurna akan tergantikan oleh yang selalu ada. Jangan sia-siakan orang yang selalu ada untukmu disaat sulit sekalipun, karena kesempatan tak pernah datang dua kali. Dan waktu, tak akan datang kembali.