TGStat
TGStat
Введите текст для поиска
Расширенный поиск каналов
  • Язык сайта
    flag Russian flag English flag Uzbek
  • Вход на сайт
  • Каталог
    Каталог каналов и чатов Поиск каналов
    Добавить канал/чат
  • Рейтинги
    Рейтинг каналов Рейтинг чатов Рейтинг публикаций
    Рейтинги брендов и персон
  • Аналитика
  • Поиск по публикациям
  • Мониторинг Telegram
𝙃𝙞𝙧𝙖𝙚𝙩𝙝.

18 Feb 2021, 06:00

Открыть в Telegram Поделиться Пожаловаться

Kala itu, matahari bersinar terik menyinari Hyogo, membuat para anggota tim voli Inarizaki yang tengah berlari terus mengucurkan keringat mereka. Padahal biasanya, mereka semua akan berlari dengan penuh semangat. Tapi kali ini, semuanya berlari dengan sangat pelan, bahkan Miya Kembar juga.

"Panas banget anjir, simulasi neraka apa ya?" keluh Atsumu sembari mengusap keningnya yang sudah penuh dengan peluh. Osamu mengangguk, "iya. Biasanya gue semangat pengen ngalahin lu, tapi khusus hari ini gue ngalah deh. Lu boleh duluan Tsumu."

"Boro-boro dah, gue aja gak ada tenaga woy!"

Keduanya pun berlari dengan kecepatan standar, persetan dengan persaingan yang biasa mereka lakukan. Suna mendekati keduanya, "heh, cari jalan pintas yuk? Biar cepet. Gakuat gue sumpah pengen minum."

"Iya, bodo amat dah. Yuk, gue tau jalan pintas sekitar sini." balas Atsumu, sesekali ia melirik beberapa anggota yang ternyata berjarak agak jauh dari mereka. Suna berucap, "santai, kak Kita di paling belakang. Gak akan keliatan."

Merasa aman, Atsumu lantas berbelok menuju salah satu jalan yang biasa ia gunakan jika terlambat. Namun, baru saja akan berbelok, suara teriakan Kita membuat ketiganya berhenti.

"Atsumu, Osamu, Suna, mau kemana? Jangan keluar jalur!"

"Anjing, tadi lu bilang aman?!" umpat Atsumu. Suna mengelak, "sumpah dah Tsumu, tadi udah jauh! Gue aja kaget kok tiba-tiba dia udah deket aja sama kita!"

"Emang lu gabisa dipercaya dah." sahut Osamu. Suna kembali mengelak, "gue serius Samu! Ngapa pada gak percaya sama gue sih anjir?!"

"Atsumu, mau pada kemana?"

Tubuh ketiganya sontak menegang mendengar pertanyaan Kita yang baru saja tiba. "Mau cari jalan pintas? Iya?"

"A-Ampun kak." Atsumu menunduk. "Abisnya, panas banget. Makanya kita mau cepet-cepet balik ke sekolah."

"Iya, saya tau kok ini panas. Saya juga kepanasan, tapi ngambil jalan pintas itu bukan hal yang baik." ucap Kita. "Semuanya juga kepanasan, semuanya juga haus, semuanya juga cape. Kalian jangan kaya gitu, gak adil buat yang lain."

Osamu dan Atsumu menunduk, sembari diam-diam melemparkan tatapan tajam pada Suna. Suna merasa tubuhnya merinding, ia dalam bahaya. Menghadapi satu kembar saja sudah membuatnya gila, kali ini sepertinya ia akan menghadapi dua langsung.

"Udah, sekarang lanjutin larinya. Ayo, bareng sama yang lain." ajak Kita. "Nanti saya traktir lagi minum kaya kemarin, tapi kalian harus janji jangan ulangin lagi, oke?"

"I-Iya kak."

Kita tersenyum tipis, diliriknya anggota tim lain yang sudah mendekat bersamaan dengan mereka. Lantas, ia pun kembali berlari bersamaan dengan Atsumu, Osamu, Suna dan seluruh anggota tim Inarizaki.

"Suna, liat aja lu." ancam Atsumu, membuat Suna kembali merinding. Osamu menambahkan, "gak akan lagi gue ngasih lu contekan Fisika. Awas aja lu."

'Begini amat dah jadi gue.' batin Suna, menyesali keadaannya saat ini.

— #ホームスイートホーム - 1.

35 0 1
Каталог
Каталог каналов и чатов Подборки каналов Поиск каналов Добавить канал/чат
Рейтинги
Рейтинг каналов Telegram Рейтинг чатов Telegram Рейтинг публикаций Рейтинги брендов и персон
API
API статистики API поиска публикаций API Callback
Наши каналы
@TGStat @TGStat_Chat @telepulse @TGStatAPI
Почитать
Академия TGStat Исследование Telegram 2019 Исследование Telegram 2021 Исследование Telegram 2023
Контакты
Справочный центр Поддержка Почта Вакансии
Всякая всячина
Пользовательское соглашение Политика конфиденциальности Публичная оферта
Наши боты
@TGStat_Bot @SearcheeBot @TGAlertsBot @tg_analytics_bot @TGStatChatBot