ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
aksa kehidupan saujana hamparan tumpu sanubari, bertengger pada titik penyatuan abadi, bercahaya, melekat. simbol tanda tanya aktif, merenggut pikiranku secara ironik, tanpa sadar kaki melangkah terlalu jauh. genggaman tongkat porselin menyapu sel-sel aktif— pejamkan mata, rapal “kiasan cuplikan lama, mantra ajaran terdengar, kebahagiaan pasif, tergores...usai” ironis menggelebu mengetahui kenyataan tak biasa: melangkah ke titik tujuan baru. Mendayu suara bisik di Indra telingaku, siapa? tatapan nanar ke pantulan bening (jelmaan rahana pada zaman 80's, rambut pirang tergerai mengembul indah di ruang kosong), amerta santosha ucap upeksha.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
aksa kehidupan saujana hamparan tumpu sanubari, bertengger pada titik penyatuan abadi, bercahaya, melekat. simbol tanda tanya aktif, merenggut pikiranku secara ironik, tanpa sadar kaki melangkah terlalu jauh. genggaman tongkat porselin menyapu sel-sel aktif— pejamkan mata, rapal “kiasan cuplikan lama, mantra ajaran terdengar, kebahagiaan pasif, tergores...usai” ironis menggelebu mengetahui kenyataan tak biasa: melangkah ke titik tujuan baru. Mendayu suara bisik di Indra telingaku, siapa? tatapan nanar ke pantulan bening (jelmaan rahana pada zaman 80's, rambut pirang tergerai mengembul indah di ruang kosong), amerta santosha ucap upeksha.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ