[#rnflow]
ㅤㅤ"Tuhan, tolong maafkan aku. Aku berbohong, aku minta maaf. Apapun hukuman yang Tuhan berikan padaku akan aku terima. Tetapi aku mohon, maafkan aku" tetesan air mata membanjiri wajah cantiknya. ia berlutut, menautkan kedua tangannya serta menundukkan kepala. Meminta maaf kepada Tuhan dengan penuh penyesalan, menangis tersedu - sedu memikirkan konsekuensi yang akan ia terima. Pundaknya merasakan ada tangan yang menyentuhnya. ia menoleh, itu Jakson.
ㅤㅤ"jadi? apa yang aku curigai itu benar?" Yara mengangguk cepat. Bahkan, Yara berkali - kali mengucapkan kata maaf. Namun, Jakson masih terkejut dengan jawaban yang baru saja ia terima. Bukan perihal membalas budi, tetapi ia menegaskan di awal "jangan pernah membalas cintaku, cukup aku saja yang memberikan cintaku kepada orang lain" tetapi nihil, kejadian itu terulang - ulang kembali.
ㅤㅤ"silahkan kecewa padaku, aku sudah membohongimu"
ㅤㅤ"seperti yang sudah kau ucapkan, aku benar - benar kecewa"
ㅤㅤ"silahkan. tetapi Jakson, berterima kasih lah kepadaku karena aku sudah membalas cintamu itu" pergi, Yara memilih untuk pergi. Semua jawaban itu tidak terduga, dapat disimpulkan 'baru - baru ini'. Keduanya bimbang, Jakson yang menolak cinta itu atau justru Yara yang menjauhi Jakson?
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ─ ❆ ─
ㅤㅤ"Tuhan, tolong maafkan aku. Aku berbohong, aku minta maaf. Apapun hukuman yang Tuhan berikan padaku akan aku terima. Tetapi aku mohon, maafkan aku" tetesan air mata membanjiri wajah cantiknya. ia berlutut, menautkan kedua tangannya serta menundukkan kepala. Meminta maaf kepada Tuhan dengan penuh penyesalan, menangis tersedu - sedu memikirkan konsekuensi yang akan ia terima. Pundaknya merasakan ada tangan yang menyentuhnya. ia menoleh, itu Jakson.
ㅤㅤ"jadi? apa yang aku curigai itu benar?" Yara mengangguk cepat. Bahkan, Yara berkali - kali mengucapkan kata maaf. Namun, Jakson masih terkejut dengan jawaban yang baru saja ia terima. Bukan perihal membalas budi, tetapi ia menegaskan di awal "jangan pernah membalas cintaku, cukup aku saja yang memberikan cintaku kepada orang lain" tetapi nihil, kejadian itu terulang - ulang kembali.
ㅤㅤ"silahkan kecewa padaku, aku sudah membohongimu"
ㅤㅤ"seperti yang sudah kau ucapkan, aku benar - benar kecewa"
ㅤㅤ"silahkan. tetapi Jakson, berterima kasih lah kepadaku karena aku sudah membalas cintamu itu" pergi, Yara memilih untuk pergi. Semua jawaban itu tidak terduga, dapat disimpulkan 'baru - baru ini'. Keduanya bimbang, Jakson yang menolak cinta itu atau justru Yara yang menjauhi Jakson?
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ─ ❆ ─