ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤ ㅤ ㅤ
Cheating On You."Aku mau manggung dulu, kamu nunggu disana aja ya."
Tatiana— kekasih dari Jeyfran hanya mengangguk, setelah mendapat kecupan singkat di dahi, dan melenggang pergi ke arah bangku yang tak jauh dari panggung kafe berada.
Sedangkan Jeyfran di depan sana sempat bercengkrama kecil bersama rekan satu band nya, di ikuti beberapa koordinasi soal penampilannya malam ini.
"Bareng pacar Jey?" tanya Dean, Jeyfran hanya mengangguk sembari mengalungkan tali gitar kepundaknya.
"Widih yang baru apa yang lama tuh?" tanya Johnny yang baru saja selesai menyiapkan
soundsystem untuk penampilan mereka malam ini.
"Yang baru lah, yang lama udah pegatan yagak Jey?" sahut Theo, yang mendapat gelak tawa yang lain.
Jeyfran hanya mengangguk dengan tawa kecilnya, tidak ada yang salah dengan perkataan Theo.
Malam ini dia memang datang bersama Tatiana pacarnya yang baru, setelah sebulan kandas dengan yang lama. Masih dengan kebiasaan Jeyfran saat manggung, yaitu membawa pasangannya, yang lain juga tak heran dengan kebiasaan Jeyfran satu itu.
"Bawain lagu apa aja malam ini?"
"We Don't Talk Anymore, sama Cheating On You, gas?"
"Gaslah."
Setelah dirasa telah siap, mereka memilih untuk memposisikan diri diatas panggung, dengan dibuka oleh sapaan hangat dari Dean dan Jeyfran.
"Halo malam pelanggan setia kafe! Malam Minggu gini kayaknya gak afdol kalau nongkrong tanpa pengiring ya?" sapaan hangat dari Dean menggelagar, mendapat berbagai sahutan dari beberapa pengunjung.
"Bener kata Dean, kali ini gua sama temen gua bakal bawain lagu dari Charlie Puth, gua harap kalian nikmati penampilan kami malam ini,
and enjoy!" Lagu pertama yang dibawakan adalah
We Don't Talk Anymore milik Charlie Puth, oleh Dean bersamaan dengan Jeyfran.
Keduanya nampak seiras dibawah lantunan nada musik, ditemani beberapa sahutan para pengunjung.
Mata Jeyfran juga tak luput dari kekasihnya Tatiana yang tersenyum menghangatkan di bagian depan sebelah kanan panggung.
'Cantik,' batinnya.
Sampai tak terasa lagu pertama kali ini telah usai, berlanjut dengan lagu kedua.
Kali ini Dean tidak ikut menemani dalam penggiringan vocal, hanya Jeyfran. Dengan instrumen gitar yang dibawanya, yang lain nampak bergemuruh saat mendengar lantunan nada dari lagu Cheating On You terputar jelas di kafe malam itu.
Jeyfran hanya tersenyum singkat, memandang para pengunjung sembari matanya menelisik di seluruh penjuru kafe, entahlah hanya mencoba mencari seseorang dibalik keramaian.
"But can I still be on my way, on my way? Yeah."Sampai netranya menangkap bayangan seseorang, tidak asing, dia duduk dipojok kafe dengan minuman favoritnya.
Masih sama seperti terakhir yang Jeyfran ingat, dia duduk disana menatap balik ke arah Jeyfran dengan tatapan yang pernah memabukan baginya. Sebelum akhirnya kisah selesai, sampai tidak ada harapan apapun lagi.
Itu Hanindita.
Mantan kekasih Jeyfran sebulan yang lalu, seseorang yang membawa banyak perubahan bagi hidup Jeyfran selama 2 tahun terakhir.
Tapi semua kisahnya telah usai.
Jeyfran hanya menggulum senyum kecil, dengan masih menatap netra yang dirindukannya.
"I know I said goodbye and baby, you said too."Jeyfran menoleh singkat kearah Tatiana yang memandangnya dalam, perasaan bersalah hadir dalam benaknya.
"But when i touch her, i feel like i'm cheating on you."Tepat pada kata
You, netra kelam Jeyfran bersitegang dengan netra kecoklatan milik Hanindita.
Semua nampak terasa hening, masih dengan Tatiana yang menatapnya dalam, namun netra Jeyfran yang enggan mengakhiri tabrakan kedua arah pandang darinya dan Hanindita.
Malam itu bagai saksi bisu, bahwa Jeyfran masih mengingat segala kenangannya bersama Hanindita di kafe itu, masih mendambakannya, bahkan masih belum melepaskannya.
Namun satu sisi Jeyfran memiliki Tatiana, tanggung jawabnya yang baru.
"I thought that I'd better when i found someone new."Jeyfran membohongi dirinya sendiri, lagi untuk kali ini.
"But when i touch her i feel like i'm cheating on you."