"tetap disini, denganku."
kamu menggenggam tanganku dan menciumnya lembut. Menatapku sendu dengan senyum manismu.
Aku tersenyum kecil, "Kak, lihat." aku menunjuk ke arah langit malam itu, kamu mendongak melihat arah tunjuk ku. "bulan?" tanyamu sambil menatapku bingung.
Aku mengangguk sembari menatap ke arahmu, "dikelilingi banyak bintang yang bersinar terang, tapi kamu memilihku sebagai bumi yang butuh cahayamu."
"bagaimana mungkin aku bisa meninggalkanmu, pusat semestaku?"
kamu menggenggam tanganku dan menciumnya lembut. Menatapku sendu dengan senyum manismu.
Aku tersenyum kecil, "Kak, lihat." aku menunjuk ke arah langit malam itu, kamu mendongak melihat arah tunjuk ku. "bulan?" tanyamu sambil menatapku bingung.
Aku mengangguk sembari menatap ke arahmu, "dikelilingi banyak bintang yang bersinar terang, tapi kamu memilihku sebagai bumi yang butuh cahayamu."
"bagaimana mungkin aku bisa meninggalkanmu, pusat semestaku?"