24 Agustus 2020, Disforisia Inersia; Siji.
Bagi hari yang biasa terbagi dengan seseorang, melewatinya sendiri adalah kebiasaan yang harus dilatih ulang. Bagi rasa yang belum sirna namun terpaksa mengakhirinya, keadaan sekeliling adalah alasan hati sulit berpaling.
Mengenang perlu tenaga bagi hati yang sudah ikhlas melepas yang tak terencana. Dan kini, aku punya rutinitas baru; Mengumpulkan sisa senyummu.
"Bahagia hanya kesedihan yang tinggal menunggu waktu." Katamu.
Bagi hari yang biasa terbagi dengan seseorang, melewatinya sendiri adalah kebiasaan yang harus dilatih ulang. Bagi rasa yang belum sirna namun terpaksa mengakhirinya, keadaan sekeliling adalah alasan hati sulit berpaling.
Mengenang perlu tenaga bagi hati yang sudah ikhlas melepas yang tak terencana. Dan kini, aku punya rutinitas baru; Mengumpulkan sisa senyummu.
"Bahagia hanya kesedihan yang tinggal menunggu waktu." Katamu.